Sudah berjalan beribu langkah
Mengikuti apa yang menjadi asa dan harapan
Satu satu kusibakan
Riang
Tawa
Tangis
Mengikuti apa yang menjadi asa dan harapan
Satu satu kusibakan
Riang
Tawa
Tangis
Namun tak kunjung datang jua
Dan kini tiba waktu untuk menghadap
Pada kearifan Illahi
Tuk berserah diri
Membawa menuju langit
Pada kearifan Illahi
Tuk berserah diri
Membawa menuju langit
Sejak kau hamparkan sajadah itu
Kuingin selalu membawa serta
Dua bidadari kecilku
Tuk menghadap kiblat Mu
Kuingin selalu membawa serta
Dua bidadari kecilku
Tuk menghadap kiblat Mu
Kan ku tunggu panggilan Mu
Ya Illahi
Pada hasrat untuk bersujud
Membawa segala tetesan air mata
Membawa segala tetesan air mata
Adzan telah membawa naluriku
Selalu
Tanganku berharap
Doaku terlantun
Hanya pada Mu
Pada kekuasaan Rabb ku
Sang Penguasa siang dan malam
Selalu
Tanganku berharap
Doaku terlantun
Hanya pada Mu
Pada kekuasaan Rabb ku
Sang Penguasa siang dan malam
